Month: July 2017

Suami Wajib Baca: Rupanya Sakiti Hati Isteri Akan buatkan Rezeki Tersekat, Ini Penjelasannya…

Suami Wajib Baca: Rupanya Sakiti Hati Isteri Akan buatkan Rezeki Tersekat, Ini Penjelasannya…

BismillahirRahmaanirRahim, Subhanallah Walhamdulillah…

Kisah ini saya dapat tanpa sengaja. Beberapa tahun yang lalu, tepatnya sekitar tahun 1994-an saat saya berangkat kuliah, saya bertemu dengan orang yang memberikan wejangan ini. Silahkan baca dengan seksama, semoga bermanfaat bagi kita.

Hari itu saya terburu-buru berangkat ke tempat kuliah, maklum hari itu saya agak terlambat padahal hari itu mata kuliah favorit saya. Saat hujan turun tiba-tiba, saya baru sadar kalau lupa membawa mantel, akhirnya berteduhlah saya di sudut sebuah warung.

Di tempat itu saya berkenalan dengan seorang yang sangat baik, dia seorang menantu kyai pemilik pondok pesantren. Obrolan kami tambah seru saat menginjak materi rejeki bagi manusia.
Pekerjaan dia adalah pekerjaan serabutan. Dia tidak memiliki pekerjaan tetap, tetapi dia bersyukur bisa mencukupi kebutuhan keluarganya dengan baik. Sandang, pangan, dan perhiasan untuk istrinya selalu tercukupi tanpa kekurangan. Itulah misteri rejeki mas, Kata orang itu pada saya.

Saat saya tanya apa rahasianya rejeki dia selalu berlimpah, jawaban dia terletak pada selalu bersyukur, dan terpenting jangan pernah sedikitpun menyakiti atau membuat kecewa istri.

Itu wejangan yang selalu diberikan oleh mertua saya, dan saya membuktikan sendiri sampai sekarang, kata orang itu dengan wajah serius.

Dengan selalu bersyukur, bahkan saat terkena musibah sekalipun, kenikmatan yang akan kita terima akan ditambah oleh Allah. Itu janji Allah, bukan main-main mas, kata orang itu. Janji Allah tentang umatnya yang mau bersyukur memang sering kita dengar dalam berbagai kotbah atau ceramah
agama.

Jika kita mau menghitung berapa nikmat yang diberikan Allah pada kita, pasti tidak akan pernah habis. Itulah gambaran rasa syukur yang harus kita ungkapkan, tapi terkadang banyak manusia yang lupa mensyukuri nikmat tersebut.

Berikutnya jangan sakiti istri kita. Inilah poin yang saya pegang terus sampai sekarang. Pekerjaan seorang istri adalah pekerjaan terberat dalam keluarga. Seorang istri harus selalu melayani suami, melahirkan dengan taruhan nyawa.

Membesarkan anak dengan susah payah, terkadang rela mengorbankan waktunya agar anaknya bisa tumbuh sehat dan berbagai pengorbanan yang tak terhitung saat harus berusaha memenuhi serta melayani kebutuhan suami dan anak-anaknya. Dengan melihat beratnya tugas sang istri di atas, tegakah anda menyakiti istri anda?

Menurut orang yang saya kenal tersebut, banyak tidaknya rejeki yang dia terima terkadang tergantung pada perlakuannya pada sang istri. Saat dia keluar rumah mencari sesuap nasi dengan niat membahagiakan istrinya (saat itu dia belum punya anak), rejeki yang dia terima hari itu pasti banyak.

Isteri sakit hati, kurang rezeki. Isteri sakit fizikal anda fikir sendiri…

Sebaliknya jika saat berangkat mencari nafkah dia sebelumnya menyakiti hati istrinya, terkadang dia tidak mendapat hasil apapun yang bisa dibawa pulang.

Kisah di atas mungkin terkesan dibuat-buat, tetapi saya baru sadar dan merasakan sendiri saat saya sudah berkeluarga. Apa yang saya alami sama persis dengan yang dialami orang yang saya kenal beberapa tahun yang lalu tersebut.

Istri memang mempunyai peranan sangat besar dalam mendatangkan rejeki bagi kita. Mungkin doa istri mempunyai kekuatan yang dahsyat bagi sebuah keluarga. Pesan saya, jangan pernah sedikitpun menyakiti hati istri kita jika ingin rejeki kita berlimpah. Semoga kisah ini berguna bagi kita semua.

Subhanallah…Ya Allah ampunilah dosa-dosa kami..

Demikianlah kisah tentang cara mendatangkan rezeki, silahkan bagikan semoga bermanfaat.

Inilah Ciri-Ciri Wanita Penggoda Suami Orang, hati-hati kalau tak mahu terkena!

Inilah Ciri-Ciri Wanita Penggoda Suami Orang, hati-hati kalau tak mahu terkena!

Dari hasil penelitian yang didapati dari The Journal of Experimental Social Psychology, muncul fakta mengejutkan bahawa 90 peratus wanita tetap akan mengejar lelaki yang disukainya meskipun dirinya tahu bahawa lelaki itu sudah memiliki isteri.

Menurut penelitian tersebut, para wanita penggoda suami orang itu merasa gembira setelah ‘dipilih’ sang jantan pujaannya berbanding isteri jantan yang dikejarnya tersebut.

Untuk Anda para isteri, waspadalah terhadap tanda-tanda wanita pemburu suami orang seperti tersebut. Untuk itu, berikut ini ciri-ciri wanita yang tak akan segan menggoda sang suami Anda.

1. Wanita yang ujung matanya tak bisa diam

Bila Anda dan suami sedang ada dalam sebuah pertemuan atau acara, waspadalah terhadap wanita yang pandangannya selalu beligat melihat lelaki. Saat Anda melihatnya, mungkin dia terlihat asyik bersembang dengan temannya tapi sudut matanya selalu bergerak mencari lelaki yang ingin dia jadikan sasaran. Tidak kira lelaki itu sudah ada pasangan atau Suami orang.

2. Berpura-pura sebagai sahabat

Dia ingin menjadi teman suami Anda, bukan Anda. Cobalah untuk lebih sensitif saat ada wanita yang mengenalkan diri sebagai sahabat suami. Waspadalah bila ternyata wanita itu tertarik mengenal jauh suami Anda namun enggan mengenal Anda lebih dekat.

3. Sikap terlalu ramah

Wanita yang menyukai suami Anda justru sangat bersemangat mengenali Anda. Sikapnya ini dimaksudkan agar Anda tidak curiga. Dengan cara ini pula dia bisa menggali informasi penting mengenai suami Anda langsung dari Anda sebagai istri.

4. Tak bosan memuji suami Anda

Tanpa Anda sedari, wanita jenis penggoda suami orang ini lebih mahir memberi penghargaan, perhatian, bantuan dan pujian pada pasangan. Wanita jenis ini sangat pintar memanfaatkan situasi, Anda sendiri tak dapat membaca keinginan suami namun golongan ini boleh membaca segalanya dengan pantas!

5. Aktif di media sosial

Jika seorang wanita sering like semua foto suami Anda, awasi wanita tersebut.

6. Minta tolong dalam keadaan darurat

Seorang wanita penggoda suami orang tak akan segan menghubungi suami Anda pada waktu malam. Mereka akan menganggap suami Anda sebagai satu-satunya pihak yang dapat menolongnya. Perasaan selalu memerlukan pertolongan ditujukkkan wanita inilah yang biasanya membuat kaum lelaki bangga dan kemudiannya perlahan-lahan akan memberi perhatian lebih kepada mereka.

Suami Dayyuts: Suami Celaka yang Haram Masuk Syurga

Suami Dayyuts: Suami Celaka yang Haram Masuk Syurga

Al-Hamdulillah, segala puji milik Allah, Rabb semesta alam. Shalawat dan salam semoga terlimpah kepada Rasulullah –Shallallahu ‘Alaihi Wasallam-, keluarga dan para sahabatnya.

Istilah “suami takut istri” bukan hanya ada di televisi. Saat ini banyak kita jumpai seorang suami yang bertekuk lutut di bawah ketiak istri. Alih-alih mengarahkan dan membimbing istrinya, malahanan dia selalu di bawah instruksi dan arahannya. Akibatnya dia tak berani melarang ketika istrinya bermaksiat. Misalnya, dia membiarkan istrinya bergaul bebas dengan teman lakinya, membiarkannya nongkrong di pinggir jalan, membiarkannya keluar rumah tanpa berjilbab, dan bentuk pelanggaran syari’at lainnya.

Sungguh tak layak suami berperilaku dan bermental seperti ini. Karena Allah telah menetapkannya sebagai pemimpin dalam rumah tangganya, pemimpin atas anak dan istrinya, dan kelak dia akan dimintai pertanggungjawaban atas apa yang dipimpinnya.

Dari Ibnu Umar radliyallah ‘anhuma, dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, bersabda:

كُلُّكُمْ رَاعٍ فَمَسْئُولٌ عَنْ رَعِيَّتِهِ، فَالأَمِيرُ الَّذِى عَلَى النَّاسِ رَاعٍ وَهْوَ مَسْئُولٌ عَنْهُمْ، وَالرَّجُلُ رَاعٍ عَلَى أَهْلِ بَيْتِهِ وَهْوَ مَسْئُولٌ عَنْهُمْ

“Setiap kalian ra’in (penanggung jawab) dan masing-masing akan ditanya tentang tanggungjawabnya. Penguasa adalah penanggung jawab atas rakyatnya, dan akan ditanya tentangnya. Suami menjadi penanggung jawab dalam keluarganya, dan akan ditanya tentangnya.” (Muttafaq ‘Alaih)

Makna ra’in adalah seorang penjaga, yang diberi amanah, yang harus memegangi perkara yang dapat membaikkan amanah yang ada dalam penjagaannya. Ia dituntut untuk berlaku adil dan menunaikan perkara yang dapat memberi maslahat bagi apa yang diamanahkan kepadanya. (Al-Minhaj 12/417, Fathul Bari, 13/140)

Dalam sebuah hadits marfu’, dari Ibnu Umar Radliyallahu ‘Anhuma, Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda,

ثَلاَثَةٌ لاَ يَدْخُلُوْنَ الْجَنَّةَ : اَلْعَاقُ لِوَالِدَيْهِ ، وَالدَّيُّوْثُ ، وَرَجْلَةُ النِّسَاءِ

“Ada tiga golongan yang tidak akan dilihat oleh Allah pada hari kiamat nanti, yaitu orang yang durhaka kepada kedua orangtuanya, perempuan yang menyerupai laki-laki, dan ad-dayyuts . . . “ (HR. an-Nasa’i dan lainnya, dishahihkan oleh Al-Albani).

Makna ad-dayyuts adalah seorang suami atau ayah yang membiarkan kemaksiatan terjadi dalam keluarganya. Yaitu ketika dia melihat kemungkaran oleh anggota keluarganya, dia hanya diam saja dan tidak merubahnya.

Lawannya adalah al-ghayyur, yaitu orang yang memiliki kecemburuan besar terhadap keluarganya sehingga dia tidak membiarkan mereka berbuat maksiat.

Ancaman keras dalam hadits di atas menunjukkan bahwa perbuatan ini termasuk dosa besar yang dimurkai Allah. Karena perbuatan tersebut diancam akan mendapatkan balasan di akhirat berupa ancaman tidak akan masuk surga.

Imam Ad-Dzahabi dalam kitabnya, Al Kabair (kumpulan dosa-dosa besar) menempatkan perilaku diyatsah/ dayyuts dalam urutan dosa besar ketiga puluh empat.

Beliau mengatakan dalam bab liwath, “jika dia mengetahui istrinya telah berselingkuh (berzina) dan dia hanya diam saja (membiarkannya), maka Allah telah haramkan surga atasnya karena Allah telah menulis di pintu surga: ‘Kamu haram dimasuki seorang dayyuts’. Yaitu orang yang mengetahui perbuatan buruk (zina) pada istrinya, tapi dia diam saja dan tidak cemburu.”

Seorang suami yang dayyuts akan menyebabkan rusaknya agama dan akhlak anggota keluarga, sehingga layaklah suami dayyuts ini mendapatkan ancaman keras sebagaimana yang disebutkan dalam hadits di atas.

Imam Ibnul Qayyim rahimahullah ketika menjelaskan dampak buruk perbuatan maksiat di antaranya perbuatan ad-diyatsah/ad-dayyuts (membiarkan perbuatan buruk dalam keluarga) yang timbul karena lemah atau hilangnya sifat ghiirah (cemburu dan marah ketika syariat Allah dilanggar) dalam hati pelakunya. Beliau berkata, “. . . . oleh karena itulah, ad-dayyuts adalah makhluk Allah yang paling buruk dan diharamkan masuk surga. Demikian juga orang yang membolehkan dan menganggap baik perbuatan dzalim dan melampaui batas bagi orang lain. Maka perhatikanlah akibat yang ditimbulkan karena lemahnya sifat ghiirah (dalam diri seseorang).”

Beliau melanjutkan, “Ini semua menunjukkan bahwa asal pokok agama seseorang adalah sifat ghiirah (kecemburuan). Barangsiapa yang tidak memiliki sifat ghiirah maka berarti dia tidak memiliki agama (iman). Karena sifat ghiirah inilah yang akan menghidupkan hati (manusia) yang kemudian akan menghidupkan anggota tubuhnya, sehingga anggota tubuhnya akan menolak perbuatan buruk dan keji. Sebaliknya, hilangnya sifat ghiirah akan mematikan hatinya, yang kemudian akan mematikan kebaikan anggota tubuhnya, sehingga sama sekali tak ada penolakan terhadap keburukan dalam dirinya. . . “ (kitab Ad-Da-u wad Dawaa’, hal. 84).

Ad-Dayuts akan membiarkan keburukan pada agama istri dan anak-anaknya. Yaitu dengan membiarkan atau menuruti kemauan mereka dalam perkara yang bertentangan dengan syari’at. Ini berarti menjerumuskan mereka ke dalam jurang kehancuran.

Seorang istri, bagaimanapun baik sifat asalnya, tetap saja dia seorang perempuan yang lemah dan susah untuk diluruskan. Maka seseorang yang keadaannya sedemikian ini tentu sangat membutuhkan bimbingan dan pengarahan dari seorang laki-laki yang memiliki akal, kekuatan, kesabaran, dan kasih sayang. Karena itu, jangan pernah bosan menasihati istrimu. “Jagalah dirimu dan keluargamu dari api neraka . . .” (QS. At-Tahrim: 6)

Allahu Akbar! Saintis Barat Buktikan Larangan Bersetubuh Sebelum Nikah Dalam Ajaran Islam Itu Benar!

Allahu Akbar! Saintis Barat Buktikan Larangan Bersetubuh Sebelum Nikah Dalam Ajaran Islam Itu Benar!

Ilustrasi titik merah yang ditangkap X Ray di saat lelaki-wanita bersentuhan

Dua atau tiga tahun lalu, tepatnya tahun 2012, peneliti University of St. Andrews di Inggris mengungkapkan sebuah hasil penelitian bahwa ketika fisik perempuan tersentuh oleh pria, suhu kulit tubuh perempuan akan meningkat, khususnya di bagian wajah dan dada.

Riset berjudul “The Touch of a Man Makes Women Hot” dan dipublikasikan di LiveScience, 29 Mei 2012 itu menunjukkan, sentuhan dari pria terbukti mampu membakar gairah seks wanita.

“Perempuan menunjukkan peningkatan suhu ketika mereka terlibat dalam kontak sosial dengan laki-laki,” ungkap salah satu peneliti dari University of St. Andrews, Amanda Hahn.

Hasil riset menemukan, wajah biasanya akan memanas ketika kita sedang mengalami tekanan (stres), takut, atau marah. Emosi lain juga memengaruhi perubahan suhu tubuh.

Peneliti, melakukan eksperimen terhadap sejumlah laki-laki dan perempuan di Inggris. Mereka dibagi menjadi dua kelompok. Kelompok pertama diberi rangsangan dengan memperlihatkan foto perempuan heteroseksual, sambil diberi sentuhan pada beberapa bagian tubuh seperti lengan, telapak tangan, wajah, dan dada, dengan menggunakan sinar probe. Sedangkan pada kelompok lain, responden mendapat sentuhan nyata dari pasangan (sebagai experimenter) pada bagian tubuh yang sama.

Ketika merasakan sentuhan tersebut, perempuan akan mengalami peningkatan suhu kulit sampai 10 derajat Celcius. Efeknya dianggap tidak cukup besar, karena bagian tubuh yang disentuh hanya lengan atau telapak tangan (bagian dada dan wajah paling banyak mengalami perubahan). Lonjakan suhu menjadi tiga kali lebih besar ketika experimenter-nya pria.

Namun ketika pria menyentuh bagian dada dan wajah wanita, suhu tubuhnya meningkat lebih panas 0,3 derajat Celsius. Perubahan suhu terbesar terjadi pada wajah.

Namun, tim peneliti tidak dapat mengatakan apakah perubahan tersebut dapat ditangkap dengan jelas oleh mata telanjang, atau apakah hal itu dapat terdeteksi dengan sentuhan.

Bagi pasangan lelaki dan perempuan yang sedang pacaran atau bertunangan, inilah alasan dan sebab mengapa Anda tak perlu bersentuhan dengan bukan mahram.

Islam melarang berpacaran, berpelukan dan bersentuhan dengan lawan jenis sebelum menikah karena sentuhan melahirkan gerakan otak, kemaluan dan nafsu. Ini sesuai dengan pesan agama Islam dimana Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah bersabda:

لاَ يَخْلُوَنَّ رَجُلٌ بِامْرَأَةٍ إِلاَّ مَعَ ذِي مَحْرَمٍ

“Sekali-kali tidak boleh seorang laki-laki bersepi-sepi dengan seorang wanita kecuali wanita itu bersama mahramnya.” (HR. Al-Bukhari no. 1862 dan Muslim no. 3259).

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu , Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda

كُتِبَ عَلَى ابْنِ آدَمَ نَصِيبُهُ مِنَ الزِّنَى مُدْرِكٌ ذَلِكَ لاَ مَحَالَةَ فَالْعَيْنَانِ زِنَاهُمَا النَّظَرُ وَالأُذُنَانِ زِنَاهُمَا الاِسْتِمَاعُ وَاللِّسَانُ زِنَاهُ الْكَلاَمُ وَالْيَدُ زِنَاهَا الْبَطْشُ وَالرِّجْلُ زِنَاهَا الْخُطَا وَالْقَلْبُ يَهْوَى وَيَتَمَنَّى وَيُصَدِّقُ ذَلِكَ الْفَرْجُ وَيُكَذِّبُهُ

“Setiap anak Adam telah ditakdirkan bagian untuk berzina dan ini suatu yang pasti terjadi, tidak bisa tidak. Zina kedua mata adalah dengan melihat. Zina kedua telinga dengan mendengar. Zina lisan adalah dengan berbicara. Zina tangan adalah dengan meraba (menyentuh). Zina kaki adalah dengan melangkah. Zina hati adalah dengan menginginkan dan berangan-angan. Lalu kemaluanlah yang nanti akan membenarkan atau mengingkari yang demikian.” (HR. Muslim no. 6925)

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman

قُل لِّلْمُؤْمِنِينَ يَغُضُّوا مِنْ أَبْصَارِهِمْ وَيَحْفَظُوا فُرُوجَهُمْ ذَلِكَ أَزْكَى لَهُمْ إِنَّ اللَّهَ خَبِيرٌ بِمَا يَصْنَعُونَ

“Katakanlah kepada orang laki-laki yang beriman: ‘Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya; yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat’”.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, :

مَا تَرَكْتُ بَعْدِي فِتْنَةً أَضَرَّ عَلَى الرِّجَالِ مِنَ النِّسَاءِ

Tidak pernah aku tinggalkan fitnah yang lebih berbahaya terhadap kaum pria daripada fitnah para wanita.[HR Al-Bukhari no 5096]

Setelah tahu bahaya bersentuhan dengan lawan jenis yang bukan mahram, sebaiknya memilih menikah saja, bukan pacaran. (Alkuin/BaitulMaqdis.com)

Sumber : Hidayatullah.com

Doa Nabi Yusuf Untuk Melawan Godaan Berahi Wanita

Doa Nabi Yusuf Untuk Melawan Godaan Berahi Wanita

Doa ini dilafazkan oleh Nabi Yunus AS ketika menghadapi godaan dari Zulaikha. Doa ini tertulis dalam Surat Yunus ayat 33.

Wanita merupakan salah satu keindahan dunia. Suara mereka kedengaran indah dan merdu, juga tingkah laku mereka buat kaum Adam melayang.

Tetapi, jika tidak berhati-hati wanita bakal buat anda semua terjerumus ke dalam fitnah. Ramai lelaki tewas dan terjerat dalam kancah maksiat lantaran tidak dapat menahan godaan wanita.

Cuba baca dan hayati kisah Nabi Yusuf AS yang berusaha sekuat hati bertahan dan melawan godaan Zulaikha yang merupakan permaisuri raja mesir yang sangat cantik.

Zulaikha sempat menggoda Nabi Yusuf untuk melakukan perbuatan terkutuk lagi terlarang. Tetapi, Nabi Yusuf menolak godaan itu dan membuat Zulaikha marah.

Wanita itu lantas mengadu kepada raja dan memfitnah Nabi Yusuf. Kepada raja, Zulaikha mengatakan Nabi Yusuf hendak memperkosa dirinya, akibat dari tindakan Zulaikha ini Nabi Yusuf telah di sumbat ke dalam penjara istana.

Kisah Nabi Yusuf AS tertulis dalam Alquran. Saat berusaha melawan godaan wanita itu sekuat hati, Nabi Yusuf membaca doa yang akhirnya menyelamatkan dianya dari bahaya fitnah.

Doa tersebut terdapat dalam Surat Yusuf ayat 33. Berikut adalah lafaz doa tersebut:

” Robbii sijnu ahabbu ilayya mimmaa yad’uuna nii ilayhi wa illaa tashrif ‘annii kayda hunna ashbu ilayhinna wa akum minal jaahiliin.”

Artinya:

” Wahai Tuhanku, penjara lebih aku sukai daripada memenuhi ajakan mereka kepadaku. Dan jika Engkau hindarkan daripada tipu daya mereka, tentu aku akan cenderung untuk (memenuhi keinginan mereka) dan tentulah aku termasuk orang-orang yang bodoh.”

P/S: Kaum lelaki boleh amalkan doa ini supaya terhindar maksiat, kaum isteri pula tolong PAKSA suami anda hafal doa ini kalau tak mahu suami anda mabuk godaan wanita! wallahualam 🙂

Terkoyak Baju Nabi Yusuf Melawan godaan Nafsu Jahat Zulaikha

Terkoyak Baju Nabi Yusuf Melawan godaan Nafsu Jahat Zulaikha

Gambar diatas ni Omar Borkan, kena halau dengan kerajaan Arab Saudi sebab terlalu kacak, kalau macam ni anda rasa dah kacaK Nabi Yusuf tu bergaNda lagi kacak tau! Masa baginda berjalan dalam istana orang perempuan sampai terhiris tangan sendiri sebab terpesona dengan kacaknya wajah baginda. Itu lah pasai Zulaikha sampai tergila dekat Baginda nak bawa Baginda ke ranjang istana!

Ni kisah untuk semua JANTAN yang bagi alasan tak dapat lawan godaan bila diganggu nafsu buas wanita sampai menggangu keharmonian rumah tangga, baca dan ambik IKTIBAR!

KISAH NABI YUSUF DAN ZULAIKHA

DAN wanita (Zulaikha) yang Yusuf tinggal di rumahnya menggoda Yusuf untuk menundukkan dirinya (kepadanya) dan dia menutup pintu-pintu seraya berkata: “Marilah memperlakukan aku dengan baik.” Sesungguhnya orang yang zalim tidak akan beruntung. Sesungguhnya wanita itu telah bermaksud (melakukan perbuatan itu dengan Yusuf dan Yusuf bermaksud (melakukan pula) dengan wanita itu andai dia tidak melihat tanda (dari) Tuhannya. Demikianlah, agar kami memalingkan daripadanya kemungkaran dan kekejian. Sesungguhnya Yusuf itu termasuk hamba-hamba yang terpilih. (Yusuf: 23-24)

Zulaikha merupakan isteri kepada pembesar Mesir yang membeli Nabi Yusuf daripada rombongan kalifah yang menjualkan. Zulaikha tertarik dengan ketampanan yang dimiliki oleh Nabi Yusuf. Ketampanan Nabi Yusuf ini juga telah membuatkan Zulaikha jatuh cinta terhadapnya.

Pada suatu hari, Zulaikha berniat untuk menggoda Nabi Yusuf. Ketika itu, suaminya tidak ada di rumah. Zulaikha telah menutup kesemua pintu rumahnya lalu mendekati Nabi Yusuf sambil berkata, “Wahai Yusuf, kemarilah engkau ke sini,” ajak Zulaikha.

“Aku berlindung kepada Allah dan memohon keampunan daripada-Nya. Sesungguhnya suamimu telah memperlakukan aku dengan baik,” jawab Nabi Yusuf.

Zulaikha tidak mengendahkan kata-kata Nabi Yusuf itu. Zulaikha menghulurkan tangannya untuk memeluk Nabi Yusuf tetapi Nabi Yusuf berjaya mengelakkan dirinya. Nabi Yusuf terus berlalu ke muka pintu. Zulaikha mengejarnya dan sempat menarik baju Nabi Yusuf sehingga terkoyak.

Pintu bilik terus dibuka. Zulaikha amat terkejut apabila melihat suaminya berdiri di muka pintu. Pembesar tersebut memandang mereka dengan wajah yang penuh curiga. Untuk membela dirinya, Zulaikha telah menuduh Nabi Yusuf cuba menggodanya.

“Wahai suamiku, balasan apakah yang patut diberikan kepada orang yang cuba menggoda isterimu?” kata Zulaikha, berpura-pura tidak bersalah.

“Dia yang menggodaku. Aku menolak ajakan isterimu, lantas dia menarik bajuku lalu terkoyak,” jelas Nabi Yusuf sebagai membela dirinya.

Pembesar tersebut mendengar penjelasan daripada Zulaikha dan juga Nabi Yusuf. Untuk mendapatkan kebenaran dan keadilan, pembesar itu telah mengambil seorang saksi daripada ahli keluarga untuk mengadili perkara tersebut.
“Jika pakaian Yusuf ini koyak di hadapan, maka kata-kata Zulaikha itu benar dan Yusuf telah berdusta. Tetapi, jika baju itu koyak di belakang, maka Zulaikhalah yang berdusta dan Yusuf bercakap benar,” kata wanita itu.

Apabila melihat kepada pakaian Nabi Yusuf itu, maka terbuktilah bahawa Zulaikha yang berdusta dalam perkara itu. Pembesar tersebut meminta maaf dan Nabi Yusuf akhirnya terlepas daripada fitnah yang dilemparkan oleh Zulaikha.

ALLAHUAKBAR! 12 KAUM YANG ALLAH SWT BINASAKAN SEPERTI DICERITAKAN DALAM AL-QURAN KONGSI KEPADA SEMUA SEBAGAI PENGAJARAN!

ALLAHUAKBAR! 12 KAUM YANG ALLAH SWT BINASAKAN SEPERTI DICERITAKAN DALAM AL-QURAN KONGSI KEPADA SEMUA SEBAGAI PENGAJARAN!

Senarai kaum-kaum yang dibinasakan

Kaum Nabi Nuh

Nabi Nuh berdakwah selama 950 tahun, namun yang beriman hanyalah sekitar 80 orang. Kaumnya mendustakan dan memperolok-olok Nabi Nuh. Lalu, Allah mendatangkan banjir yang besar, kemudian menenggelamkan mereka yang ingkar, termasuk anak dan istri Nabi Nuh (QS Al-Ankabut : 14).

Kaum Nabi Hud

Nabi Hud diutus untuk kaum Ad. Mereka mendustakan kenabian Nabi Hud. Allah lalu mendatangkan angin yang dahsyat disertai dengan bunyi guruh yang menggelegar hingga mereka tertimbun pasir dan akhirnya binasa (QS Attaubah: 70, Alqamar: 18, Fushshilat: 13, Annajm: 50, Qaaf: 13).

Kaum Nabi Saleh

Nabi Saleh diutuskan Allah kepada kaum Tsamud. Nabi Saleh diberi sebuah mukjizat seekor unta betina yang keluar dari celah batu. Namun, mereka membunuh unta betina tersebut sehingga Allah menimpakan azab kepada mereka (QS ALhijr: 80, Huud: 68, Qaaf: 12).

Kaum Nabi Luth

Umat Nabi Luth terkenal dengan perbuatan menyimpang, yaitu hanya mau menikah dengan pasangan sesama jenis (homoseksual dan lesbian). Kendati sudah diberi peringatan, mereka tak mau bertobat. Allah akhirnya memberikan azab kepada mereka berupa gempa bumi yang dahsyat disertai angin kencang dan hujan batu sehingga hancurlah rumah-rumah mereka. Dan, kaum Nabi Luth ini akhirnya tertimbun di bawah reruntuhan rumah mereka sendiri (QS Alsyuaraa: 160, Annaml: 54, Alhijr: 67, Alfurqan: 38, Qaf: 12).

Kaum Nabi Syuaib

Nabi Syuaib diutuskan kepada kaum Madyan. Kaum Madyan ini dihancurkan oleh Allah karena mereka suka melakukan penipuan dan kecurangan dalam perdagangan. Bila membeli, mereka minta dilebihkan dan bila menjual selalu mengurangi. Allah pun mengazab mereka berupa hawa panas yang teramat sangat. Kendati mereka berlindung di tempat yang teduh, hal itu tak mampu melepaskan rasa panas. Akhirnya, mereka binasa (QS Attaubah: 70, Alhijr: 78, Thaaha: 40, dan Alhajj: 44).Selain kepada kaum Madyan,

Kaum Aikah

Nabi Syuaib juga diutus kepada penduduk Aikah. Mereka menyembah sebidang padang tanah yang pepohonannya sangat rimbun. Kaum ini menurut sebagian ahli tafsir disebut pula dengan penyembah hutan lebat (Aikah) (QS AlHijr: 78, Alsyuaraa: 176, Shaad: 13, Qaaf: 14).

Firaun

Kaum Bani Israil sering ditindas oleh Firaun. Allah mengutus Nabi Musa dan Harun untuk memperingatkan Firaun akan azab Allah. Namun, Firaun malah mengaku sebagai tuhan. Ia akhirnya tewas di Laut Merah dan jasadnya berhasil diselamatkan. Hingga kini masih bisa disaksikan di museum mumi di Mesir (Albaqarah: 50 dan Yunus: 92).Ashab Al-Sabt.Mereka adalah segolongan fasik yang tinggal di Kota Eliah, Elat (Palestina). Mereka melanggar perintah Allah untuk beribadah pada hari Sabtu. Allah menguji mereka dengan memberikan ikan yang banyak pada hari Sabtu dan tidak ada ikan pada hari lainnya. Mereka meminta rasul Allah untuk mengalihkan ibadah pada hari lain, selain Sabtu. Mereka akhirnya dibinasakan dengan dilaknat Allah menjadi kera yang hina (QS Al-Araaf: 163).

Ashab Al-Rass

Rass adalah nama sebuah telaga yang kering airnya. Nama Al-Rass ditujukan pada suatu kaum. Konon, nabi yang diutus kepada mereka adalah Nabi Saleh. Namun, ada pula yang menyebutkan Nabi Syuaib. Sementara itu, yang lainnya menyebutkan, utusan itu bernama Handzalah bin Shinwan (ada pula yang menyebut bin Shofwan). Mereka menyembah patung. Ada pula yang menyebutkan, pelanggaran yang mereka lakukan karena mencampakkan utusan yang dikirim kepada mereka ke dalam sumur sehingga mereka dibinasakan Allah (Qs Alfurqan: 38 dan Qaf ayat 12).

Ashab Al-Ukhdud

Ashab Al-Ukhdud adalah sebuah kaum yang menggali parit dan menolak beriman kepada Allah, termasuk rajanya. Sementara itu, sekelompok orang yang beriman diceburkan ke dalam parit yang telah dibakar, termasuk seorang wanita yanga tengah menggendong seorang bayi. Mereka dikutuk oleh Allah SWT (QS Alburuuj: 4-9).

Ashab Al-Qaryah

Menurut sebagian ahli tafsir, Ashab Al-Qaryah (suatu negeri) adalah penduduk Anthakiyah. Mereka mendustakan rasul-rasul yang diutus kepada mereka. Allah membinasakan mereka dengan sebuah suara yang sangat keras (QS Yaasiin: 13).

Kaum Tubba’

Tubaa adalah nama seorang raja bangsa Himyar yang beriman. Namun, kaumnya sangat ingkar kepada Allah hingga melampaui batas. Maka, Allah menimpakan azab kepada mereka hingga binasa. Peradaban mereka sangat maju. Salah satunya adalah bendungan air (QS Addukhan: 37).

Kaum Saba

Mereka diberi berbagai kenikmatan berupa kebun-kebun yang ditumbuhi pepohonan untuk kemakmuran rakyat Saba. Karena mereka enggan beribadah kepada Allah walau sudah diperingatkan oleh Nabi Sulaiman, akhirnya Allah menghancurkan bendungan Marib dengan banjir besar (Al-Arim) (QS Saba: 15-19)

 

Sumber: bulletinmedia

Inilah Azab Dunia Dari Allah, 120 Anggota Tentera Israel Dijangkiti Penyakit Aneh, Kulit Melepuh, dan Sering Meraung Kepanasan

Inilah Azab Dunia Dari Allah, 120 Anggota Tentera Israel Dijangkiti Penyakit Aneh, Kulit Melepuh, dan Sering Meraung Kepanasan

Tentera Israel dilaporkan telah membawa pulang 120 orang anggota pasukannya yang terlibat dalam serangan keatas jemaah Mesjid Al-Aqsa karena diserang penyakit aneh.

Menurut laporan PIC, 120 tentara Israel yang dibawa ke hospital tersebut diserang penyakit kulit. Para tentara yang diserang penyakit ini mengalami infeksi kulit, bengkakan, gatal-gatal dan sakit di bahagian-bahagian berzeda di setiap bahagian tubuh. Bahkan kulit mereka mulai kelihatan melepuh.

Pihak tentera telah melakukan siasatan dalam peristiwa ini dan memutuskan untuk mengkuarantin pangkalan tentera tersebut dek kerana mereka khuatir penyakit ini tersebar dan berjangkit, hal ini juga dilakukan bagi mencegah penyakit misteri ini tersebar keluar dari pangkalan.

Media Israel menambah, specialist dan doktor pakar didatangkan khas untuk berbincang dan menyelidik peristiwa ini sebagai usaha untuk membasmi penyakit ini dan menghentikan penyebarannya.

Mereka mengirim sampel darah para tentara yang dijangkit ke makmal medik untuk menentukan identiti penyakit dan sumbernya.

Anggota Pasukan yang dijangkit penyakit aneh tersebut juga dilaporkan mengalami tekanan perasaan yang kuat. Bahkan sering mengigau dan menjerit kepanasan saat tidur sambil memukul kepala mereka. Paramedik yang menjaga mereka menolak untuk memberikan sebarang komen.

Ingatlah wahai tentera israel, bala dan tentera ALLAH itu datangnya dalam pelbagai bentuk dan pelbagai zat. Tak semestinya anda semua punyai tentera tercanggih di dunia bermakna anda boleh tindas insan yang lemah, ingatlah bahawa ALLAH itu ada dan ISLAM akan menang! ALLAHUAKBAR!

 

Netanyahu Mahu Hapuskan Al-Jazeera Dan Halang Mereka Buat Liputan Selamanya!

Netanyahu Mahu Hapuskan Al-Jazeera Dan Halang Mereka Buat Liputan Selamanya!

PM Israel Benjamin Netanyahu berkata pada Rabu lalu bahawa dia mahu singkirkan stesen penyiaran Qatar Al Jazeera dari Israel di tengah-tengah ketegangan atas tempat keramat Baitulmuqaddis sensitif.

“Saluran Al Jazeera terus untuk menimbulkan keganasan sekitar Temple Mount,” Netanyahu menulis dalam satu pos Facebook, merujuk kepada sebatian al-Sharif Haram di Baitulmuqaddis, mengetahui kepada orang Yahudi sebagai Temple Mount.

“Saya telah merayu kepada agensi penguatkuasaan undang-undang beberapa kali menutup pejabat Al Jazeera di Baitulmuqaddis. Jika ini tidak kemungkinan disebabkan oleh tafsiran sah, saya akan berusaha perlu mempunyai perundangan mengamalkan untuk mengeluarkan Al Jazeera dari Israel.”

Rangkaian tidak segera bertindak balas terhadap satu permintaan untuk komen. Seorang jurucakap bagi Netanyahu juga tidak bertindak balas terhadap satu permintaan untuk ulasan lanjut di jawatan.

Komen Netanyahu datang sebagai Gulf menyatakan mencari penutupan Al Jazeera.

Ketua daerah Arab Saudi, Bahrain, Emiriah Arab Bersatu dan Mesir memutuskan hubungan-hubungan dengan Qatar pada 5 Jun, menuduh ia memelihara ekstremisme dan kemudian mengeluarkan 13 tuntutan , termasuk penutupan Al Jazeera.

Netanyahu telah sering mengkritik penyiar berpusat di Doha, menuduh ia mahu menjejaskan kerajaannya.

Ketua-ketua agama di Al-Aqsa mosque pada Selasa menolak keputusan Israel membuang beberapa langkah mengawal akses untuk tapak paling suci ketiga Islam, memberitahu pemuja memboikot tapak sehingga pulangan status quo.

Israel pada malam Isnin kata ia akan memindahkan pengesan logam sekitar Noble Sanctuary, rumah kepada masjid, yang membawa kepada satu “hari keberangan” pada hari Jumaat itu meninggalkan enam orang mati.

Israel memasang pengesan logam di pintu masuk kepada Al-Aqsa mosque di Baitulmuqaddis selepas dua orang pengawal polis ditembak mati pada 14 Julai, mencetuskan pertempuran paling berdarah antara orang Israel dan orang Palestin di bandar raya dalam tahun-tahun.

(MALAY/ENGLISH)

Netanyahu wants to expel Al Jazeera from Israel FOREVER over Jerusalem tensions

Israeli Prime Minister Benjamin Netanyahu said late Wednesday he wants to expel Qatari broadcaster Al Jazeera from Israel amid tensions over a sensitive Jerusalem holy site.

“The Al Jazeera channel continues to incite violence around the Temple Mount,” Netanyahu wrote in a Facebook post, referring to the Haram al-Sharif compound in Jerusalem, known to Jews as the Temple Mount.

“I have appealed to law enforcement agencies several times to close the Al Jazeera office in Jerusalem. If this is not possible because of legal interpretation, I am going to seek to have the necessary legislation adopted to expel Al Jazeera from Israel.”

The network did not immediately respond to a request for comment. A spokesman for Netanyahu also did not respond to a request for further comment on the post.

Netanyahu’s remarks come as Gulf states seek Al Jazeera’s closure.

Regional kingpin Saudi Arabia, Bahrain, the United Arab Emirates and Egypt broke ties with Qatar on 5 June, accusing it of fostering extremism and later issuing 13 demands, including Al Jazeera’s closure.

Netanyahu has frequently criticised the Doha-based broadcaster, accusing it of seeking to undermine his government.

Religious leaders at Al-Aqsa mosque on Tuesday rejected an Israeli decision to remove some measures controlling access to Islam’s third holiest site, telling worshippers to boycott the site until the return of the status quo.

Israel on Monday night said it would remove metal detectors around the Noble Sanctuary, home to the mosque, which led to a “day of rage” on Friday that left six people dead.

Israel installed metal detectors at entry points to Al-Aqsa mosque in Jerusalem after two police guards were shot dead on 14 July, triggering the bloodiest clashes between Israelis and Palestinians in the city in years.
Israeli Prime Minister Benjamin Netanyahu said late Wednesday he wants to expel Qatari broadcaster Al Jazeera from Israel amid tensions over a sensitive Jerusalem holy site.

“The Al Jazeera channel continues to incite violence around the Temple Mount,” Netanyahu wrote in a Facebook post, referring to the Haram al-Sharif compound in Jerusalem, known to Jews as the Temple Mount.

“I have appealed to law enforcement agencies several times to close the Al Jazeera office in Jerusalem. If this is not possible because of legal interpretation, I am going to seek to have the necessary legislation adopted to expel Al Jazeera from Israel.”

The network did not immediately respond to a request for comment. A spokesman for Netanyahu also did not respond to a request for further comment on the post.

Netanyahu’s remarks come as Gulf states seek Al Jazeera’s closure.

Regional kingpin Saudi Arabia, Bahrain, the United Arab Emirates and Egypt broke ties with Qatar on 5 June, accusing it of fostering extremism and later issuing 13 demands, including Al Jazeera’s closure.

Netanyahu has frequently criticised the Doha-based broadcaster, accusing it of seeking to undermine his government.

Religious leaders at Al-Aqsa mosque on Tuesday rejected an Israeli decision to remove some measures controlling access to Islam’s third holiest site, telling worshippers to boycott the site until the return of the status quo.

Israel on Monday night said it would remove metal detectors around the Noble Sanctuary, home to the mosque, which led to a “day of rage” on Friday that left six people dead.

Israel installed metal detectors at entry points to Al-Aqsa mosque in Jerusalem after two police guards were shot dead on 14 July, triggering the bloodiest clashes between Israelis and Palestinians in the city in years.

(Video)UAI: Hukum Dan Akibat Sebenar Jika Anak Luar Nikah Di-bin-kan Bapa

(Video)UAI: Hukum Dan Akibat Sebenar Jika Anak Luar Nikah Di-bin-kan Bapa

AMAT jelas sekali kepada kita kenyataan tegas daripada Mufti Perak, Tan Sri Harussani Zakaria bahawa hukum Islam tetap hukum Islam, yang wajib dipatuhi semua umat Islam. Tak kiralah rakyat biasa, pemimpin, presiden, perdana menteri, hakim, peguam, tok imam atau ulama, hatta raja sekalipun.

Apabila turunnya hukum-hukum daripada Allah Tuhan Yang Maha Berkuasa, maka terpadamlah segala yang batil. “Dan katakanlah: Telah datang kebenaran (Islam), dan hilang lenyaplah perkara yang salah (kufur dan syirik); sesungguhnya yang salah itu sememangnya satu perkara yang tetap lenyap”. (Surah Al-Asra’ ayat 81)

Pedang memahami kenyataan Harussani itu bahawa biarlah apapun undang-undang, keputusan mahkamah atau peraturan dunia yang dibuat, hukum Islam tetap wajib dipatuhi. Tetapi jika enggan mengikutinya, maka tanggunglah sendiri, kerana nasihat sudah diberikan.

Lagipun, pada zaman sekarang ini ramai yang tidak mampu mengubah kemungkaran dengan tangan, lebih banyak yang menggunakan lisan dan hati. Kalau kita mengubah kemungkaran menggunakan tangan, nanti kita digelar ekstremis, militan atau pengganas.

Demikianlah selemah-lemahnya iman, maka kita menggunakan lisan dan hati supaya kemungkaran itu dapat dihapuskan. Justeru, Pedang mengambil kesempatan ini untuk menggunakan lisan dan hati menasihatkan diri sendiri dan umat Islam supaya mengutamakan hukum dan peraturan Islam terlebih dahulu dalam segenap cara hidup kita. Perlu diingat ada hukum yang jika ditinggalkan maka berdosalah kita, dan ada yang diberi ganjaran pahala.

Kekuatan yang haq berawal dengan asma dan kalimat Allah dan sesuatu yang tiada daripadanya adalah batil. Kekuatan yang batil itu jika pun ada hanyalah relatif. Bahkan kekuatan palsu itu berasal daripada syaitan. Bila bertembung dengan yang haq, maka hancur leburlah yang batil.

Demikianlah, kehidupan kita di dunia, khususnya di negara ini yang tiang serinya adalah Perlembagaan Malaysia. Di dalamnya turut termetri kalimah bahawa Islam adalah agama Persekutuan.

Yang Dipertuan Agung dan raja-raja mengetuai segala urusan berkaitan Islam. Baginda menurunkan kuasa kepada yang arif atau ulama bagi melaksanakan apa sahaja urusan berkaitan Islam, termasuk mengeluarkan fatwa. Sebab itu dalam mewartakan sesuatu fatwa atau undang-undang akan disebut “….atas perintah Duli Yang Maha Mulia Sultan….”.

Begitu juga fatwa yang diwartakan terhadap Sisters In Islam (SIS) oleh Jawatankuasa Fatwa Selangor pada Julai 2014. Fatwa itu melabelkan SIS dan mana-mana individu, pertubuhan atau institusi yang berpegang kepada fahaman liberalisme dan pluralisme agama sebagai sesat serta menyeleweng daripada ajaran Islam.

Sesungguhnya, SIS langsung tidak ada kewibawaan untuk mengeluarkan bukan sahaja fatwa, malah pendapat mengenai sebarang isu berkaitan Islam, kerana, sebagaimana dikatakan Majlis Agama Islam Selangor, kumpulan ini adalah sesat dan menyeleweng daripada Islam.

Lantaran itu, kenyataan terbaharu mereka mengenai nasab anak luar nikah, sebagai mengulas keputusan Mahkamah Rayuan, boleh dibakulsampahkan. Rakan Pedang kata, “dengar boleh, percaya jangan dengan SIS ni”. Tapi Pedang balas: “Dengar pun jangan”.

Sememangnya ramai yang terperanjat dengan keputusan Mahkamah Rayuan 25 Julai lalu yang membenarkan anak luar nikah dibin atau dibintikan dengan nama bapa biologinya. Demikian juga Harussani yang terperanjat dengan keputusan ini lantas menegaskan bahawa hukum Islam tetap hukum Islam dan ia wajib dipatuhi seluruh umat Islam, sekalipun undang-undang dunia menolaknya.

Pedang bukan hendak mempertikaikan keputusan Mahkamah Rayuan itu, apalagi kewibawaan panel tiga hakim yang arif berkaitan undang-undang yang bukan daripada kalimah Allah. Begitu juga Harussani dan Gerakan Pembela Ummah (UMMAH). Tetapi, mereka bercakap mengenai fatwa yang sudah dikeluarkan Jawatankuasa Fatwa Kebangsaan dan pada peringkat negeri.

Jawatankuasa Fatwa Kebangsaan kali ke 41 yang bersidang pada 25 Jun 1998, antara lain menyebut:

1. Jika seorang perempuan Melayu Islam bersekedudukan tanpa nikah, samada dengan lelaki Islam atau lelaki bukan Islam dan melahirkan anak, maka anak itu hendaklah dibin atau dibintikan Abdullah atau lain-lain nama “Asma` al-Husna” berpangkalkan Abdul;
2. Seorang anak tak sah taraf atau anak luar nikah tidak wajar dibin atau dibintikan kepada ibu anak tersebut kerana ini mungkin boleh menimbulkan masalah sosial dan kesan psikologi kepada kanak-kanak itu. Oleh yang demikian anak tersebut dibin atau dibintikan kepada Abdullah atau lain-lain nama “Asma al-Husna” berpangkalkan Abdul; dan
3. Seseorang anak yang dijumpai terbiar atau anak pungut yang tidak diketahui asal usulnya hendaklah dibin atau dibintikan Abdullah , dan jika nama Abdullah bersamaan dengan orang yang memelihara anak itu maka bolehlah dipilih nama “Asma al-Husna” lain yang berpangkalkan Abdul seperti Abdul Rahman dan Abdul Rahim.
Jawatankuasa Fatwa Kebangsaan pada sidang yang sama bagaimanapun memutuskan:

“Anak tak sah taraf tidak terputus hubungan keturunan dengan ibunya . Oleh itu kedua-duanya boleh mewarisi pusaka antara satu sama lain. Jika ibu meninggal dunia, maka dia berhak mewarisi pusaka ibunya bersama-sama ahli waris yang lain. Begitu juga sekiranya anak tak sah taraf itu meninggal dunia terlebih dahulu, ibunya berhak mewarisi pusaka ”.

“Seseorang anak tak sah taraf adalah terputus hubungan daripada segi pusaka dengan bapanya tak sah taraf dan dia tidak menjadi ahli waris dan tidak berhak mewarisi pusaka bapanya dan sebaliknya.”

Fatwa (futya) diberikan bagi maksud menjawab sesuatu hal yang menjadi kemuskyilan umat Islam dari segi syarak. Fatwa biasanya dikeluarkan oleh ulama atau mufti yang berwibawa dan diiktiraf, menerusi istinbat yang dilakukan.

Dan, amatlah menyedihkan apabila Mahkamah Rayuan mengatakan bahawa fatwa yang dikeluarkan sebuah badan agama tidak mempunyai kuasa undang-undang melainkan fatwa itu diterima atau diguna pakai sebagai undang-undang Persekutuan menerusi Parlimen, yang mana fatwa menjadi sebahagian undang-undang Persekutuan tanpa perlu melalui proses perundangan.

Mengulas mengenai keputusan Mahkamah Rayuan itu juga, Pengerusi UMMAH, Aminuddin Yahaya menegaskan bahawa penetapan nasab seseorang anak bagi menentukan sama ada sah atau tidak tarafnya, bukan bertujuan menghukum anak itu atas dosa yang dilakukan ibu bapanya sekiranya anak itu tidak sah tarafnya.

Sebaliknya kata beliau, tindakan itu bertujuan menjaga kesucian dan keutuhan nasab dan keturunan, yang telah dirumuskan oleh ulama sebagai termasuk salah satu daripada matlamat atau maqasid syariah.

“Keutuhan nasab amat penting untuk dipelihara, kerana akan memberikan implikasi dan kesan yang menjangkau terhadap aspek-aspek hukum syara’ berkenaan pembahagian harta pusaka, perwalian, pernikahan, hukum-hakam berkaitan mahram, dan lain-lain lagi,” katanya.

Pedang yakin, perayu yang menang dalam kes ini sudah lebih dahulu diberi nasihat kenapa anak itu tidak boleh dibinkan atau dibintikan kepada bapa biologinya. Dan, terpulanglah kepada perayu kes itu sama ada hendak mendengar cakap ulama atau tidak. Seperti yang Pedang kata tadi, nasihat dengan lisan dan hati sudah diberi.

Rujuklah permasalahan berkaitan agama dengan ulama yang diiktiraf, berwibawa, bukan dengan ustaz Facebook atau ustaz-ustaz yang di dalam hati mereka ada buruk sangka kepada ulama atau mufti yang lebih hebat daripada mereka.

Pedang kenal seorang ustaz berpuluh tahun belajar ilmu hadis, belum sampai tahap ulama. Kalau Pedang tanya sesuatu masalah yang tiada dalam pengetahuannya atau beliau kurang pasti untuk memberi jawapan serta-merta, beliau akan meminta tempoh kerana untuk mengkaji dan merujuk kepada kitab.

Bukan seperti sesetengah ustaz sekarang yang apabila ditanya sesuatu hukum, terus diberikannya jawapan, walaupun dia tidak belajar mengenai hukum itu, hingga habis kacau bilau Islam dibuatnya.

Justeru, kita tunggulah edisi berikutnya selepas Jabatan Pendaftaran Negara (JPN) memfailkan permohonan untuk kebenaran merayu kepada mahkamah tertinggi di negara ini – Mahkamah Persekutuan – selepas Mahkamah Rayuan membuat keputusan itu.

Dan, disebabkan isu perundangan berkaitan nasab turut mempunyai kesan yang menjangkau pentadbiran undang-undang syariah di peringkat negeri-negeri, Pedang bersetuju apabila UMMAH menggesa majlis agama Islam di semua negeri membantu merungkaikan isu ini dengan cara membuat permohonan bagi menjadi pencelah dalam rayuan di Mahkamah Persekutuan.

Sebagaimana kata Aminuddin, hujahan dan input daripada pihak yang berautoriti dalam bidang agama akan dapat membantu pihak mahkamah untuk memberikan keputusan yang lebih menyeluruh, demi kepentingan keadilan.

Namun, yang jelas, ada dalil kukuh Islam melarang seseorang anak yang dilahirkan dengan cara yang tidak menepati syariat Islam tidak boleh disabitkan nasabnya dengan bapa biologinya. Maknanya, tidak boleh dibin atau dibintikan kepada bapa biologinya.

Kata Pedang: Jangan pula selepas gembira dengan keputusan Mahkamah Rayuan itu, kemudian timbul masalah lain, lalu menyalahkan Islam.

sumber: ismaweb.com